Pada bagian kali ini saya akan memberikan gambaran yang menarik mengenai Java Server Faces (JSF). JSF sebagai framework sangat cocok digunakan dalam pengembangan aplikasi web.JSF pertama kali mulai dikembangkan oleh Java Community Process (JCP) yang merupakan komunitas dari para pakar dalam bidang aplikasi web. Pakar-pakar ini berasal dari berbagai kelompok yang berbeda, sebut saja seperti Jakarta Struts, Oracle, Sun, IBM, ATG, dan lain-lain. Mereka semua bekerja bersama-sama untuk mengambil sesuatu yang terbaik dari teknologi yang sudah ada dan dengan mengurangi beberapa titik masalah. Dan hasil effort yang mereka lakukan membawa pada teknologi baru berupa Java Server Faces (JSF).
Java Server Faces atau yang disingkat dengan JSF merupakan standar framework untuk menyederhanakan proses pengembangan aplikasi web dengan java. Jadi ini merupakan komponen framework yang kuat, dengan event driven programming model. JSf juga menawarkan serangkaian UI komponen, extensible architecture, mendukung multiple client device dan lain sebagainya. JSF adalah teknologi yang bebas serta didukung oleh seluruh perangkat lunak yang ada.
Salah satu fitur utama dari JSF adalah bahwa JSF tidak hanya dirancang untuk para pakar coding, tapi juga untuk orang lain seperti,
1. Page authors
Seorang web desainer tentunya memiliki banyak pengalaman dalam bidang desain grafis. Mereka dapat mendesain tampilan pada aplikasi web HTML/JSP dengan menggunakan tag library dari JSF.
2. Application developers
Aplikasi pengembang dapat juga mengintegrasikan desain dengan komponen UI, seperti Program Object, event handler, converter, dan validator.
3. Component writers
Component pengembang dapat membangun komponen UI karena sifat JSf ekstensible dan dapat disesuaikan. Mereka dapat mebuat komponen sendiri langsung dari kelas komponen UI atau dengan memperpanjang standar komponen JSF.
4. Application architects.
Application architect bertanggung jawab untuk merancang aplikasi web. Dengan mendefinisikan navigasi halaman, memastikan skalabilitas dari aplikasi, dan mengkonfigurasi beans object registration sebagai key point yang menangani seorang application architect.
5. Tool vendors
JSF cocok digunakan untuk Tool vendors, misalnya Sun Java Studio Creator application development tool, yang menyediakan tools yang mengambil keuntungan dari JSF untuk menciptakan UI yang mudah.
Framework pengembangan web yang terakhir didirikan adalah servlet dan JSP. Struts muncul sebagai standar framework untuk aplikasi web. Ini menjadi framework pilihan karena datang lebih awal dipasaran dan menyediakan fitur yang diperlukan saat itu tapi pesaing/lawan bisnis selalu menyediakan fiur yang lebih dari Struts. Maka menjadi penting bagi java dengan kehadiran standar framework terbaru dengan komponen model yang powerfull. Hal ini adalah alasan yang kuat untuk membangun teknologi JSF. So, tujuan utama dari pengembagan JSf adalah untuk menciptakan API collection untuk komponen UI dengan kapasitas me-manage, menangani event dan validasi.
Struts memiliki pilihan untuk migrasi ke JSF. Pilihan yang paling sederhana adalah dengan menggunakan komponen JSF dan istirahat seperti biasa. Hal ini tentunya akan menguntungkan mereka dari komponen JSF. Fitur utama dari JSF adalah kemudahan dalam menggunakannya. Pengembangan aplikasi web terasa lebih mudah dan lebih cepat dari pada framework lain seperti Struts karena komponen JSF juga mendukung event UI dan penanganannya sangat mudah. Mengambil manfaat dari komponen pihak ketiga tentunya dapat meminimalkan biaya menulis ulang kode program dan mengurangi waktu pembangunan.
Not the Article you Wanted? Search This Site






0 komentar:
Poskan Komentar